Cara Meningkatkan Konsentrasi Belajar Pada Anak

Tahap belajar pada anak adalah salah satu fase penting untuk diperhatikan demi menunjang tumbuh kembang sang anak. Tak heran jika dalam usia ini, banyak orang tua yang tidak ragu untuk memilih sekolah dengan kualitas terbaik seperti British Jakarta International School sebagai instrumen investasi untuk anak di masa depan.

Namun tidak hanya memilih sekolah yang bagus, kita juga harus berperan untuk meningkatkan kualitas belajar anak agar lebih berkonsentrasi. Lalu, bagaimana cara supaya mereka tetap konsentrasi belajar tanpa meninggalkan kesan terpaksa?

Walaupun biasanya proses untuk menentukan gaya belajar akan terbentuk secara alami, namun sebaiknya para orang tua ataupun guru dapat berpartisipasi untuk membantu anak berkonsentrasi ketika belajar. Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin bisa dicoba!

Tips Menyenangkan untuk Konsentrasi Belajar Anak

Jangan sampai anak menjadi terpaksa untuk konsentrasi dalam belajar. Untuk memancing mereka supaya fokus belajar, inilah beberapa hal yang bisa kamu lakukan!

Atur Tempat dan Waktu Belajar

Buatlah jadwal belajar yang sesuai untuk anak. Ceritakan kepada mereka bahwa di jam sekian mereka harus belajar, dan di jam sekian mereka bisa bermain. Jadi mereka punya batasan waktu yang jelas selama seharian tersebut. Akan lebih bagus lagi kalau kamu mampu menjelaskan tujuan dari belajar tersebut.

Selain waktu, setting tempat yang nyaman juga bisa menjadi faktor pendukung supaya anak lebih mudah berkonsentrasi ketika belajar. Pencahayaan yang cukup, media belajar yang sesuai, dan tempat yang tidak bising adalah beberapa kriteria tempat belajar anak yang ideal.

Dampingi dan Komunikasi

Tenaga pendidik yang mendampingi di sekolah, dan orangtua yang menemani anak ketika belajar di rumah akan menjadi perpaduan yang efektif supaya anak bisa belajar dengan fokus. Karena kebanyakan si kecil tidak tahu apa yang harus dia pelajari, atau materi apa yang harus dia pelajari selanjutnya.

Pemilihan bahasa yang mudah dipahami juga menjadi faktor yang penting. Untuk anak yang masih kanak-kanak, gunakan intonasi yang tidak terlalu cepat. Jangan menggunakan kalimat yang terlalu panjang, karena anak akan kesulitan untuk mencernanya.

Batas Pemberian Tugas

Tidak ada salahnya untuk memberikan tugas tambahan supaya anak bisa belajar mandiri. Tapi usahakan untuk memberikan tugas secukupnya, jangan terlalu banyak. Karena nantinya si kecil akan bingung, mana yang harus dia selesaikan terlebih dahulu. Ujung-ujungnya, semua esensi dari tugas tersebut akan lewat begitu saja, tanpa ada satupun yang dipahaminya.

Berikan satu tugas saja, lengkap dengan penjelasan yang singkat. Anak akan lebih mudah untuk fokus dan konsentrasi untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Berikan Penghargaan

Memberikan apresiasi setelah si anak berhasil menyelesaikan targetnya juga bisa meningkatkan semangat anak dalam belajar dan berkonsentrasi penuh dengan apa yang dipelajarinya. Dengan mengingat seluruh proses belajar tersebut, mereka akan mulai paham tentang gaya belajar dan akhirnya tumbuh inisiatif untuk terus berkonsentrasi pada sesi belajar selanjutnya.

Langkah-langkah ini akan lebih efektif jika terdapat komunikasi yang baik antara orang tua anak dan tenaga pendidik di sekolah. Oleh karena itu, pastikan pula bahwa anak mendapatkan pendidikan terbaik di lembaga terbaik pula.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.